Recap 12 Monkeys Season 02 (SPOILER)

Kebetulan tanggal 19 Mei waktu Amerika alias tanggal 20 waktu Indonesia, Serial 12 Monkeys tayang kembali pada musim ketiganya. Jadi gue di blog kali ini akan ngerekap tentang apa saja sih yang terjadi di musim kedua yang mungkin akan menjadi kunci plot di musim ketiga ini.

army of the 12 monkeys

Sedikit intermezzo tentang cerita 12 Monkeys, serial ini bukan tentang primata yang berjumlah 12 yang jelas melainkan tentang bagaimana dunia berakhir serta perjalanan waktu untuk merubahnya.

Pemeran utamanya yang bernama Cole berasal dari tahun 2043, dikirim ke masa lalu untuk merubah kiamat karena sebuah virus misterius yang sudah terjadi di masa depan yang sudah memusnahkan sebagian besar manusia. Banyak perbuatannya yang salah perhitungan karena dia terlalu gegabah mengikuti petunjuk yang dia punya di masa depan, namun dia akhirnya mengetahui sebuah konspirasi besar tentang siapa penyebar wabah itu yang mengendalikan kejadian demi kejadian yang dilakukan Cole di perjalanannya di masa lalu, Orang-orang itulah The Army of 12 Monkeys.

12 monkeys

Selama perjalanannya di masa lalu dia bertemu dan dibantu oleh seorang dokter perempuan, Cassie. Cassie mengajari Cole untuk lebih manusiawi, mengajarinya tentang bagaimana mencintai bukan membenci dan bersama-sama mereka berdua berusaha untuk menghentikan wabah virus yang membuat dunia kiamat.

Akan tetapi, perjalanan waktu Cole tidak berjalan secara lancar. Seorang teman yang sudah dianggap saudara, Ramsey yang berada di masa depan mengetahui kalau dia memiliki seorang anak yang terlahir setelah wabah. Sehingga jika Cole berhasil merubah masa depan maka anaknya Ramsey tidak pernah terlahir, sehingga Ramsey akhirnya berubah haluan dan membantu 12 Monkeys di masa lalu.

Dalam perjalanannya Cole terluka dan hampir mati, Cassie menolongnya dengan membuat Cole “menyatu” dengan dirinya disaat kecil sehingga dirinya berubah menjadi Paradox hidup, tetapi karena itu dia kehilangan kemampuannya untuk melakukan perjalanan waktu ke masa depan maupun ke masa lalu.

Diakhir musim pertama, Ramsey yang sudah berada di pihak lawan berhadapan dengan Cole dan Railly. Ramsey dan Railly terluka parah akan luka tembak yang saling mereka lepaskan saat keadaan memanas karena adu argumen kuat mereka berdua. Cole menyelamatkan Railly dengan mengirimkan dirinya yang sekarat ke masa depan dimana sialnya The Army of 12 Monkeys versi masa depan sudah berada disana.

Musim pertama ditutup oleh Cole yang menyelamatkan Ramsey yang juga sekarat, dia yang dulu mungkin akan meninggalkan Ramsey mati karena dia telah menjadi musuh, namun Railly sepanjang musim telah mengajarinya untuk mencintai bukan membenci membuatnya lebih manusiawi dalam bertindak.

Berbeda dengan musim pertama yang masih membuat pijakan untuk serial ini melangkah sembari mengambil unsur-unsur dari film dimana serial ini diangkat. Musim kedua lebih berani mengeksplor cerita, membawa penonton ke segi baru cerita yang lebih segar tentang perjalanan waktu.

Musim kedua dibuka dengan Cole dan Ramsey yang dikejar oleh 12 Monkeys yang mau membetulkan sejarah, dimana Ramsey seharusnya mati didepan purwarupa mesin waktu pada akhir musim pertama. Serangkaian kejadian pun terjadi dimana akhirnya Ramsey memberi tahu wabah akan disebar oleh Jeniffer Goines di New York ketika tahun baru Cina.

Railly di masa depan pun menjadi berubah karena lingkungan yang keras, 8 bulan disana membuatnya seperti Cole ketika pertama kali melakukan perjalanan waktu. Dia tidak segan mau membunuh Jeniffer, namun Cole menghentikannya dengan mengingatkannya bahwa hal itu tidak akan menghentikan wabah virusnya menyebar.

Karena kejadian itu, penyebaran wabah yang seharusnya terjadi ketika itu pun tertunda hingga tahun 2018. Jeniffer menjadi tokoh yang cukup penting di masa lalu dan masa depan sebagai pemimpin dari kelompok “The Daughter”. Cole juga kembali mendapat kemampuannya untuk melakukan perjalanan waktu atau dalam serial ini disebut “Splinter”.

Sebuah hotel bernama Emerson dan kamar 607nya menjadi hal cukup menarik di musim ini, tempat itu menjadi semacam basecamp Cole dan Casey selama melakukan perjalanan waktu, bukan hanya itu tempat itu pula menjadi sumber petunjuk yang telah ditempatkan oleh mereka sendii di masa lalu.

Emerson Hotel

Wabah virus masih hal penting di musim kedua ini, namun fokus Cole dan Railly sedikit berubah dari menghentikan wabah menjadi menghentikan The Army of 12 Monkeys yang beberapa anggotanya yang telah tersplinter ke masa lalu di awal musim kedua.

Tujuan The Army of 12 Monkeys, nanti terungkap bahwa mereka ingin membunuh waktu itu sendiri dan membuat kiamat yang lebih besar ditahun 2043 dimana tidak ada satupun yang selamat. Caranya adalah membunuh orang yang seperti Jeniffer, orang yang kelihatannya gila karena pengetahuan mereka tentang masa lalu maupun masa depan yang memiliki koneksi kuat dengan waktu dimana disebut sebagai “primary” di musim ini.

Cara membunuhnya pun tidak biasa, mereka menggunakan tulang dari sang “primary” di masa depan yang sudah ditajamkan dengan pisau sehingga menciptakan paradox terus menerus yang melukai waktu.

Konsep waktu pun menjadi menarik di musim kedua dengan membuatnya seperti mahkluk hidup dimana dia bisa dilemahkan bahkan mati, dia bahkan bisa berkehendak menghentikan suatu kejadian bila hal itu membuatnya tidak menyukainya. Seperti ketika Cole dan Railly berusaha membunuh Dr. Cassey di masa lalu, namun hal itu tidak bisa dilakukan karena waktu menyukai Dr. Cassey yang desperate mengirimkan orang ke masa lalu demi merubah masa depan untuk menyelamatkan putrinya.

Blood Washed Away

Halusinasi Railly semenjak musim pertama ketika dia diberi minum teh daun merah misterius pun terjabarkan dimusim ini tentang rumah kayu, darah yang menetes keatas rumput, lalu tersapu oleh hujan yang tiba-tiba turun. Karena rumah itu adalah rumah Railly dan Cole yang ketika itu telah gagal akan misinya untuk kesempatan terakhir menyelamatkan waktu dan akhirnya memutuskan untuk berkeluarga disana. Bersamaan dengan hal itu dimasa depan, Ramsey CS yang berusaha menghentikan The Army of 12 Monkeys dan The Witness dimasa depan mati dibantai di Titan.

Teh daun merah itu pun dijelaskan disini sebagai minuman yang membantu peminumnya agar pikirannya terkoneksi penuh dengan waktu, sehingga pikirannya bisa terkirim ke tubuhnya yang berada di masa lampau. Hal itu yang terjadi pada Cole yang membuatnya berhasil pada misi terakhirnya, membuat kesempatannya untuk berkeluarga dengan Railly batal dan calon anaknya tidak pernah lahir.

Pada akhir musim kedua Railly dan Cole kembali kemasa depan dengan tujuan menyelamatkan misi bunuh diri Ramsey CS di Titan, ketika hal itu terlihat berhasil sebuah tirai kejutan terbuka menunjukan bahwa Titan atau markas 12 Monkeys di masa depan sebenarnya adalah sebuah mesin waktu raksasa.

Kejutan lain pun muncul ketika 12 Monkeys yang telah menangkap Railly dan membawanya jauh ke masa depan dengan Titan, bahwa Railly ternyata ibu dari The Witness sang tokoh kunci dari The Army of 12 Monkeys itu sendiri.

The Mother

Kira-kira kaya begitulah rekapan dari 12 Monkeys musim kedua, walau ada yang bikin penasaran bagaimana Witness bisa terlahir kalau waktu dimana Cole dan Railly berkeluarga sendiri sudah terhapus.

Semoga musim ketiganya tambah bagus lagi walaupun episodenya sayangnya tambah dikit jadi 10 episode. Semoga akhir dari serial ini bakal bagus tanpa plot hole dengan semua pertanyaan terjawab di musim ke 4 nanti.

Terima Kasih telah membaca blog dari saya bila ada kesalahan kalimat atau kata mohon dimaafkan. Sampai bertemu diblog selanjutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s