Gen Urobochi Godzilla

Godzilla, sebuah ikon dari para Kaiju yang menjadi kembali naik ke permukaan dan terkenal setelah kesuksesan filmnya yang dirancang oleh Hollywood di tahun 2014. Kesuksesan tersebut tentu membuat Jepang tidak ingin diam dan menginginkan agar tokoh tokusatsu yang ikonik itu dia tunjukan kehebatannya dengan racikan ala Jepang juga.

Karena alasan diatas itu pulalah Godzilla ala Jepang dibuat dan rilis bulan Juli 2016 kemarin, tetap dengan studio pembuat utamanya dahulu yaitu TOHO film tersebut kali ini disutradarai oleh Hideaki Anno dan Shinji Higuchi yang terkenal akan karya serial animasinya Evangelion, kedua sutradara ini dikenal akan karyanya yang cukup abstraktif dengan pemikirannya kadang membuat kita seperti berada di dunia lain untuk mengerti secara keseluruhan.

Seperti mengapa ekor Godzilla di film terbarunya dapat menembakan laser bak mulut kedua dari raja para monster besar tersebut.

Tidak berhenti dengan film yang diberi judul Godzilla Resurgence tadi, TOHO studio pun berencana menelurkan sebuah film animasi di tahun 2017 dengan menggunakan ikon Kaiju paling terkenal itu, disutradarai oleh Kobun Shizuno yang juga pernah menjadi sutradara di beberapa film Detective Conan akhir-akhir ini serta film Evangelion 1.0. Tapi, ada yang lebih mengejutkan ketika melihat nama penulis ceritanya dia adalah Gen Urobochi.

Godzilla Animated Movie 2017Gen Urobochi, sendiri dikenal dengan karyanya yang berkesan penceritaan yang kelam, dan ending “bahagia” di ceritanya itu tidak membahagiakan kondisi si pemeran utama itu sendiri. Gue sendiri baru melihat beberapa karyanya saja kaya Madoka, Psycho-Pass, Kamen Rider Gaim, sama Aldnoah Zero kalau gak salah.

Dari karya-karyanya itu gue ambil kesimpulan kalau karya-karyanya selalu ada unsur kematian dadakan, twist cerita yang cukup kelam, tragis, tokoh utama yang naif, pengkhianatan, Pihak ketiga yang menjanjikan kekuatan, tokoh yang berubah terkonsumsi entah oleh lingkungan ataupun kekuatan yang didapat. oleh karena itu gue mengkhayalkan kira-kira akan seperti apa ceritanya nanti.

Walau pastinya tebakan gue meleset~

Dilihat dari gambar teaser untuk film animasinya bisa terbayangkan film ini seperti film eksplorasi menuju wilayah baru, lebih tepatnya planet baru kalau dilihat dari pesawat yang berada di kiri gambar.

Kira-kira mungkin ceritanya begini :


Ditemukan sebuah planet baru yang mirip kondisinya dengan Bumi di angkasa nun jauh disana, saat ini Bumi mungkin sedang mengalami krisis entah penduduk yang terlalu banyak atau krisis sumber daya yang menipis. Untuk itulah dikirimlah 3 pria yang merupakan orang astronot terbaik untuk mengeksplorasi tempat tersebut beserta beberapa crew ahli yang akan membantu mereka untuk perjalanan tersebut.

3 orang astronot itu sebenarnya adalah sahabat baik sekaligus rival semenjak masa pendidikan mereka di akademik, sehingga misi ini merupakan suatu kebahagiaan bagi mereka tersendiri.

Perjalanan panjang membuat ketiga astronot itu menjadi pilot pesawat ulang alik berbahan bakar kristal tersebut secara bergantian dan sisa crew serta astronot yang tidak aktif menjalani cryosleep menghindari proses penuaan dari waktu penerbangan. Mereka bertiga terus bergantian hingga ketika dekat planet tersebut giliran si tokoh utama yang memegang kendali pesawat tersebut beserta co-pilotnya seorang wanita yang juga adalah sahabat kecil si pemeran utama.

Yang tidak diketahui dari tim eksplorasi ini adalah mahkluk hidup yang meninggali planet tersebut selama ribuan tahun, para Kaiju yang tidak lain monster besar yang hidup buas tidak terusik tinggal mendiami planet tersebut.

Ketika mereka masuk atmosfir planet itu, sang tokoh utama dikagetkan oleh monster ngengat besar yang langsung menyerang mereka, serangannya tersbut langsung merenggut nyawa co-pilotnya serta beberapa awak yang ada. Tentu kerusakan yang dibuat membuat pesawat tersebut perlu untuk mendarat darurat disana.

Misi eksplorasi tersebut dalam sekejap berubah menjadi misi bertahan hidup.

Saat pendaratan darurat selesai, proses cryosleep tiba-tiba langsung mengalami kegagalan dan membangunkan semuanya. Btapa kagetnya mereka ketika melihat keadaan pesawat serta jasad kru lainnya.

Mereka semua langsung menjadi sasaran hidup para Kaiju disana yang langsung memojokan mereka, namun dengan persenjataan mereka mampu melawan balik. Tapi, kepanikan mereka pada situasi tertekan oleh Kaiju tadi membuat mereka hampir kehabisan amunisi untuk persenjataan mereka, sehingga satu-satunya harapan adalah untuk cepat-cepat membetulkan pesawat yang rusak sebelum Kaiju lain kembali muncul.

Pihak ketiga yang merupakan tokoh misterius entah berasal dari planet itu ataupun seseorang yang menyusup menjadi kru disana langsung menawarkan jalan keluar dari planet itu, dia menawarkan kekuatan untuk ketiga astronot itu, kekuatan yang dapat mengalahkan Kaiju disana.

Tokoh utama yang naif merasa ada yang janggal dengan kemunculan mendadak pihak ketiga, namun salah seorang astronot yang merupakan rival terberat tokoh utama menyangkal hal itu dan menerima kekuatan yang dijanjikan pihak ketiga. Kekuatan tersebut ternyata memutasi tubuh orang tersebut sehingga merubahnya menjadi Kaiju naga berkepala 3 yang sangatlah kuat.

Setelah merubah astronot itu menjadi Kaiju, pihak ketiga itu menghilang.

Pada awalnnya Kaiju hasil perubahan astronot itu melindungi para kru yang bertugas membetulkan pesawat, dia sangatlah kuat tak ada satupun Kaiju di planet itu yang mampu melawannya. Tetapi ditengah pertarungannya dengan para Kaiju kekhawatiran muncul dibenaknya.

Sebuah kekhawatiran akan ditinggalkan diplanet ini bersama para Kaiju muncul ketika perbaikan akan selesai, karena jelas kalau pesawat itu sekarang tidak mampu menampung dirinya serta jika ia kembali kebumi orang-orang hanya akan melihat dia sebagai monster.

Tapi ada harga yang harus dibayar akan kekuatan itu, yaitu nilai kemanusiaan yang mulai hilang pada dirinya, pemikiran orang tersebut seiring berjalan waktu berubah menjadi semakin buas. Sehingga satu pemikiran pun muncul kalau dengan kekuatannya saja dia bisa menjadi dewa di planet itu. Dan kekhawatirannya berubah menjadi keganasan.

Kaiju naga perubahan dari astronot itu langsung berbalik menyerang tim eksplorasi menahan mereka untuk pergi sehingga akan ada orang yang terus mengawasinya dan melihat kehebatan dirinya sebagai raja para Kaiju, diapun langsung menyerang pesawat yang hampir selesai diperbaiki tersebut.

Nasib baik bagi para tim eksplorasi, tokoh utama yang melihat keanehan dari tingkah laku si monster naga berkepala 3 itu langsung berusaha menyelamatkan pesawat tersebut dengan memberi tembakan jitu kearah matanya, hal itu membuat serangan naga itu meleset mengenai tangki bahan bakar pesawat.

Kaiju naga berkepala 3 yang marah itu langsung mengejar tokoh utama yang memang menggiringnya menuju tebing mengarahkannya kelepas pantai.

Disana tokoh utama meyakinkan sang kaiju kalau hal yang dia lakukan salah dan dia masih mempercayainya sebagai teman, namun diri sang astronot yang telah tenggelam dimakan oleh kekuatan Kaiju tidak mendengarkan kata-katanya. Sebuah serangan dilancarkan oleh Kaiju itu menghempaskan sang tokoh utama melewati tebing menuju lautan.

Astronot yang telah berubah menjadi Kaiju itu pun kembali kearah tim eksplorasi untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Disaat yang sama sang tokoh utama yang sekarat serta tenggelam kedalam lautan yang dalam mendengarkan suara pihak ketiga yang menawarkan dia kekuatan. Pada awalnya dia berargumen dan menyalahkan kekuatan  yang diberikan pihak ketigalah yang membuat astronot tadi menjadi seperti ini.

Tapi pada akhirnya, sang tokoh utama sadar dengan keadaan kali ini dia  membutuhkan kekuatan tersebut demi menyelamatkan semuanya dari Kaiju naga berkepala 3 itu.

Disaat sang Kaiju naga berkepala 3 mau menyerang sisa tim eksplorasi yang sudah tidak bisa melawan, sebuah suara teriakan layaknya lolongan gorila dan auman paus terdengar dari arah laut. Bersamaan dengan itu munculah Kaiju hitam besar berbentuk kadal dengan punggung dipenuhi sesuatu seperti duri kasar.

Mahkluk tersebut merupakan sang tokoh utama yang telah diberikan kekuatan oleh pihak ketiga, dialah Godzilla. Setelahnya pertarungan hebat pun terjadi antara sang naga berkepala 3 dengan Godzilla ditambah Kaiju lain yang mulai berdatangan dan  menyerang Godzilla.

Saat Godzill mulai kewalahan hingga terpojok, serangan nafas energi dari mulutnya mampu menyapu semua Kaiju yang menyerangnya tadi. Tapi pada saat itu tokoh utama yang kepayahan menyadari ajalnya sudah dekat.

Tokoh utama menyuruh tim eksplorasi untuk pergi sekarang, namun tanpa bahan bakar kristal yang mereka perlukan pesawat itu bahkan tidak bisa maju walau semeter.

Pihak ketiga kembali muncul dihadapan semuanya, dia memberi tahu sebuah informasi yang mencengangkan kalau duri kasar dipunggungnya merupakan kristal yang sama dengan yang bahan bakar yang digunakan pesawat tersebut. Akan tetapi, bila kristal tersebut dicabut sama saja dengan mencabut nyawa si tokoh utama itu.

Pihak ketiga membri pilihan sulit untuk memilih para tim eksplorasi untuk menyelamatkan  diri mereka sendiri dan mengorbankan pahlawan yang melindungi mereka atau mereka setia kawan dan menunggu gelombangan srangan Kaiju selanjutnya sehingga mati bersama sang Godzilla di planet ini.

Konflik terjadi diantara mereka, namun sebelum jawaban keluar dari pihak tim eksplorasi sang tokoh utama mencabut sendiri kristal di punggungnya dan memberikannya kepada mereka.

Tanpa membuang waktu tim eksplorasi mengisi bahan bakar pesawat itu, walau mereka pun hatinya terkikis mengingat kalau sosok kuat dan kokoh dari perubahan Kaiju sang pemeran utama sekarang terbaring lemah di samping mereka dengan ajalnya yang sudah sangat dekat.

Astronot satu-satunya yang tersisa pun mengangisi kenyataan ini sambil menyalakan mesin pesawat yang membawa tim eksplorasi keluar dari planet itu.

Pesawat itu pun melaju naik dan pergi meninggalkan planet itu, namun mereka kembali dikagetkan oleh monster ngengat yang kembali berusaha menyerang mereka. Sebuah cahaya panjang layaknya laser menyelamatkan mereka. Itu adalah nafas energi dari Godzilla.

Tim eksplorasi pun menuju angkasa yang luas kembali menuju bumi.


Yah kira-kira begitu sih pemikiran gue bakal gimana ceritanya.

Tapi kayaknya mah bakal beda dan jauh banget juga, hahahaah….

Yaudah kayaknya sekian dulu blog kali ini udah lama gak ngeblog juga. Sekalinya ngeblog isinya gak jelas gini, ckckckck…

Terima kasih buat yang baca, sampai jumpa di blog selanjutnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s