Pengalaman Iseng Membuat E-Passport

Gue memang bukan  tipe pemegang uang tabungan, kadang kalau tabungan sudah mencapai 6 digit tinggal nunggu waktu antara diabisin sekaligus atau perlahan-lahan habis sendiri tanpa gue sadarin. l”orz

Nah, beberapa bulan lalu gue dapet fee dari event yang merupakan perpisahan dari kelompok tersebut, kebetulan event perpisahan itu pernah gue tulis di blog gue yang INI. Nah, kebetulan uang dari event itu gue salurin secara iseng buat ngebuat E-Passport kali ini XDb

Kantor Imigrasi Jakarta Timur

Jujur gue buat E-Passport karena kelebihannya yang bisa gratis dibeberapa negara Asia kaya Taiwan, Jepang dan Korea Selatan. Dimana kalau negara-negara Asean dan timur tengah kalau tidak salah sudah bebas visa walau tanpa E-Passport.

Oke, tepat pada hari Rabu kemarin gue niatkan untuk membuat E-Passport di Kantor Imigrasi Jakarta Timur.

Loh, Kok di Jakarta Timur, enggak di Bogor aja ?

Karena, kantor imigrasi yang bisa melayani pembuatan E-Passport cuma kantor Imigrasi di wilayah DKI Jakarta, Batam dan Surabaya saja. Makanya, gue pada saat itu memutuskan buat E-Passport di Kantor Imigrasi Jakarta Timur.

Pada hari itu gue berangkat kesana menggunakan kereta commuter pertama yang ada di Jadwal yaitu kereta tujuan Bogor-Jakarta Kota jam 4 pagi, hal itu mencegah gue dapet antrian dibelakang-belakang. Soalnya dari yang gue baca di blog-blog orang, gak sedikit orang yang sampai dikantor imigrasi jam setengah 5 pagi untuk mendapatkan nomor antrian awal dan yang datang tepat saat kantor imigrasinya buka yaitu jam setengah 8 malah tidak kebagian sama sekali.

Jam 04Sesampainya gue distasiun setelah berangkat dari rumah jam setengah 4an, gue cari tukang minum sama gorengan untuk sarapan gue nantinya sama buat cemilan selama nunggu disana nanti. Beruntung tukang yang gue cari udah berjejer berjualan disana bahkan sebelum gue dateng, gue pun langsung beli cukup banyak dengan pemikiran bahwa yang gue beli itu sudah cukup.

Kantor Imigrasi Jakarta Timur sendiri berada di Jatinegara yang berada tepat di sebelah penjara Cipinang, jadi tujuan gue adalah Manggarai lalu transit disana menggunakan kereta Bekasi pertama sekitar jam 05 lewat nyerempet jam setengah 6.

Sepanjang perjalanan gue tidur mengisi waktu istirahat yang terbuang karena gue bangun terlalu pagi kala itu, saat gue bangun kereta sudah memasuki stasiun Manggarai sontak gue kaget langsung buru-buru turun dari kereta.

Ketika gue melihat jam saat itu walau masih gelap ternyata sudah jam setengah 6 kurang sepuluh menit, sebuah waktu yang terlambat bila ingin menaiki kereta Bekasi pertama namun anehnya kereta Bekasi yang saya harap naik masih bersarang di jalur 1.

ManggaraiGue buru-buru masuk ke kereta itu, tapi kereta itu sendiri baru berangkat lima menit kemudian. Keterlambatan yang di satu sisi gue syukuri karena buat gue bisa naik kereta itu namun disisi lain gue takut kalau telat gitu cuma bikin gue dapet antrian makin belakang disana nanti.

Selama dikereta gue periksa kelengkapan berkas-berkas yang udah gue persiapin sebelumnya yaitu Kartu Keluarga, Akte Kelahiran sama KTP yang lengkap antara Foto Copy dan aslinya. Sebenernya pas gue bangun jam 3an juga udah gue cek sih tapi mastiin aja takutnya pas itu mata gue masih siwer XD

Gue nyampe Jatinegara pun langit masih gelap dan Transjakarta yang gue naikin juga masih di tarifnya yang 2000 belum di waktu saat tarifnya normal 3500. Dan sampailah gue di kantor imigrasi tersebut jam setengah 6 lewat, saat itu gue celingak celinguk karena gerbang depannya sepi soalnya yang gue tahu dari orang-orang yang di kantor imigrasi daerah lain mereka menunggu tepat didepan gerbang depannya. Tapi, ternyata berbeda dengan kantor imigrasi Jakarta Timur ini yang menunggunya masuk kedalam melalui pintu sampingnya

Didalam ternyata berjejer kursi sehingga saat menunggu tidak perlu berbaris dengan berdiri, cukup berdiri ditempat kita masing-masing yang berurut menuju pintu masuk kantor Imigrasi, sebelum bertemu kursi itu gue disambut oleh satpam yang tinggi besar dengan wajah super sengar yang ternyata baik, bahkan dia menjawab lemparan pertanyaan-pertanyaan bodoh dari gue mengenai E-Passport dengan baik. Oh iya, dia juga ngasih 2 lembar form kertas yang harus gue isi sebelumnya supaya gak buang waktu didalam nanti.AntrianYah kira-kira itulah gambaran antrian gue saat itu, dimana gak terlalu sepi juga tidak terlalu ramai juga. Oh iya, itu yang duduk disebelah kiri itu antrian untuk yang walk-in langsung membuat paspor atau memperpanjang paspor, nah yang kanan untuk para pendaftar online yang sudah melakukan transaksi segala macam sebelumnya yang sayangnya tidak bisa dilakukan kalau mau ngebuat E-Passport T_T

Gue ngisi form yang perlu diisi dengan seksama dan hati-hati namun gue langsung tepak tarang ketika gue sadar kalau harus membubuhkan materai disana. Untung ada penjual koran yang jual materai juga disana, yasudah gue pun langsung membelinya.

Saat menunggu hingga setengah 8, gue ngobrol-ngobrol sama bapak-bapak disebelah gue yang umurnya mungkin sudah 40-50 tahunan yang membicarakan pengalamannya ke luar negeri, bukan karena dia sombong namun karena gue juga bertanya-tanya pada bapak ramah ini tentang pengalamannya juga.

Rupanya dia sudah seringkali melakukan perjalanan ke Hongkong, london, dan kota-kota lain di negara-negara Asia maupun Eropa. Hal itu dia keluhkan karena jumlah halaman paspor yang cepat habis, kadang sebelum masa habis 2 tahun tiba dia harus memperpanjang paspornya kembali karena halamannya yang habis. Sebuah obrolan yang asyik mendengarkan bagaimana pengalaman seseorang berkunjung ketempat berbeda dengan kultur dan keindahan berbeda di tiap tempatnya XDb

Saat waktu menuju jam 7, petugas migrasi ada yang keluar dari kantor dan mengecek kelengkapan dokumen kami satu persatu lalu mereka menjelaskan dengan baik proses nanti didalam agar kita sudah bersiap saat proses tersebut tiba beserta dokumen yang diperlukan.

Gue baru masuk kedalam kantor imigrasi ketika jam 8 dimana foto copy dokumen gue diambil sebelum masuk kedalam kantor, ya jam 8 dari antrian yang hanya sepanjang itu semenjak jam setengah 8. gue juga memfoto orang-orang dibelakang yang masih didalam antrian saat jam setengah 8 tiba dan cukup kaget melihat panjangnya antrian. *mungkin digambar kurang terlihat

Antrian jam 07Gue masuk diruang tunggu, menunggu nama gue dipanggil sesuai instruksi yang dikatakan sebelumnya sambil dengan siap menyiapkan dokumen asli dari dokumen yang ditarik tadi yaitu KTP, KK, dan akte kelahiran.

Saat nama gue dipanggil, dokumen asli dan foto copyan disatukan oleh petugas dimeja tempat tunggu dalam map kuning yang bila kita beritahu bahwa kita akan buat E-Passport maka akan dia tandai didepannya. Tapi, petugas tersebut memberitahukan karena ada masalah di pusat pembuatan E-Passport akan jadi lebih lama yaitu sekitar 10 hari kerja atau 2 minggu kalau waktu normal berbeda dengan paspor biasa yang jadi hanya 4 hari kerja saja

Saat itulah gue disuruh naik ke ruang tunggu lainnya untuk menunggu saat gue di wawancara dan di foto, itupun setelah mereka memberi gue nomor tunggu.

Pas gue naik, gue agak kaget liat antrian yang masih satuan sedangkan antrian gue hampir ke angka 30an. Karena, nomor yang masih lama dan suasana ber-AC yang dingin tertidurlah gue saat itu.

Pas gue bangun jam 10an pun, angka masih diangka belasan dimana angka nomor antrian gue masih dua kali lipat dari angka antrian itu. Gue pun mengecek gorengan gue yang ditas dan barulah gue inget kalau itu semua udah gue habisin ketika ngobrol sama bapak-bapak penjelajah luar negeri pagi tadi.

Akhirnya ketika jam setengah 12 nomor gue dipanggil, gue pun disuruh menyerahkan berkas didalam map kuning itu namun ketika petugas mengetahui status gue yang masih anak kuliahan dia meminta kartu mahasiswa gue juga, setelahnya gue disuruh menunggu lagi untuk difoto dan diwawancara jadinya tadi hanya untuk konfirmasi saja, nam gue pun katanya akan dipanggil nanti.

Saat hampir jam 12, baru nama gue dipanggil dimana gue langsung di foto begitu saja. Petugas foto juga ternyata bertugas mewawancarai gue saat itu, dimana dia bertanya tentang tujuan gue membuat passport.

Karena gue sebenernya emang cuma iseng membuatnya, gue pun menjawabnya dengan sedikit bercanda, “awalnya sih pak saya mau ke Jepang buat ngeliat sakura yang lagi mekar, tapi ternyata E-Passport jadinya 10 hari yasudah saya cancel jadi tahun depan saja. Kalau sekarang sih yah, paling saya berkunjung ke negara-negara dekat dulu saja kaya Singapur terus Australia, yah kira-kira begitu…”

Petugas itu juga berbincang-bincang sambil sedikit bercanda entah dia mengetahui jawaban gue yang bercanda ataupun enggak. Sambil ngobrol-ngobrol gue juga di scan sidik jarinya yang benar-benar mengejutkan, karena jari jempol serta telunjuk dikedua tangan gue sama sekali gak terbaca padahal motif berbentuk pusaran masih terlihat ada di jari-jari tersebut. Karena, memakan waktu cukup lama gara-gara gue yasudah akhirnya nanti paspor gue katanya gak ada sidik dari jari-jari tersebut l”orz

Gue pun diberi kertas untuk membayar E-Passport ini nantinya di bank BNI dengan jumlah 655 ribu, dimana kalau paspor biasa hanya memakan biaya 355ribu.

Keesokan harinya gue baru bayar biaya tersebut ke bank, dimana saat itu tellernya bertanya mengenai E-Passport ke gue. Gue pun jadi agak lama di teller menjawab pertanyaan dari mba penjaga teller yang bercita-cita ke Korea Selatan itu, untung aja gue dulu suka baca-baca tentang E-Passport jadi tahu jawabannya juga.

Nah sekarang gue masih nungguin E-Passport gue jadi sih, tapi jujur gue sendiri gak tahu proses setelah membayar apa gue harus balik ke kantor imigrasi buat konfirmasi dulu ? atau langsung datang saja saat waktu pengambilan paspor gue tiba ?

Sekian tulisan blog dari gue kali ini, kalau ada yang bisa jawab pertanyaan gue itu, boleh ditulis di komentar dibawah. Soalnya gue sendiri agak toledor gak nanya masalah ini saat itu juga Hahaha..haha..ha.. ( T_T)

Sampai jumpa di blog selanjutnya XDb

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s