Buka Mata

Blog kali ini mungkin agak berantakan dan sulit dimengerti, namun intinya semua ini berhubungan dengan…

masalahMenurut gue masalah dalam kehidupan itu layaknya rumput liar, saat kita mencabut suatu rumput liar, nah dari tempat rumput tadi akan tumbuh rumput yang baru dan terus begitu.

Walau kata-kata ini sendiri tidak orisinil dari gue sendiri, namun pemikiran seperti ini gue sependapat.

Layaknya rumput liar yang memiliki waktu jeda untuk tumbuh kembali sebelum mengganggu, seperti itulah masalah. Memiliki waktu jeda sebelum muncul masalah baru, entah hanya sedetik, semenit, sehari, sebulan, atau mungkin setahun, walau hampir tidak mungkin kita setahun tanpa masalah.

Tapi, itu tidak berlaku dengan masalah untuk dunia yang namanya bumi ini, entah kenapa gak ada yang namanya jeda buat masalah untuk dunia ini.

Tidak perlu berkhayal ada masalah yang turun dari langit terlebih dahulu. Tapi, lihatlah masalah yang nyata terlebih dahulu disekitar.

Seperti sebuah masalah yang sudah menjadi masalah umum, namun kita malah semacam menutup mata akan masalah tersebut. Semisal, seperti masalah pekerja anak dibawah umur yang berkeliaran di jalan yang sebenarnya saat kita berikan uang tidak akan membuat dia kaya atau banyak membantunya, satu-satunya bantuan yang kita berikan adalah bantuan untuk anak tersebut dapat memberi setoran hari itu.

Setoran kemana ?

Bisa ke orang tuanya, bisa ke pengawasnya yang berupa preman dan entah siapapun dibelakang alasan dia bekerja.

Intinya sih, uang yang dia cari hanya sedikit membantunya dan membuat masalah yang akan menjadikan pekerjaan tersebut sebagai rutinitas untuk besok dan esok belum lagi kalau hal tersebut membuatnya terjerumus ke hal negatif di jalan.

Itu hanya masalah berbentuk manusia yang dianggap sebelah mata, apalagi masalah alam yang jelas-jelas terjadi disekitar kita dan terus terjadi.

Mulai dari polusi bahan bakar yang makin lama makin membuat bumi ini panas, semakin sedikitnya hutan akibat lahan yang dijamah manusia. Limbah cairan dari pabrik yang dibuang ke sungai yang sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, namun entah kenapa masalah itu terus terjadi bertahun-tahun.

Saat didaerah kota orang bisa menggunakan air untuk menjadi kolam renang, begitu miris ketika melihat banyak orang di daerah lain kesulitan mencari air, bukan ?

Lebih jauh lagi, penggunaan sumpit di beberapa negara membuat penebangan kayu semakin sering dilakukan, padahal pohon tersebut perlu puluhan tahun untuk tumbuh.

Lalu di negara lain di mana begitu miskin hingga mata uangnya begitu tidak berguna bila ditukarkan, hal itu karena sistem diktator yang masih jalan di negara itu, kelompok perkumpulan negara layaknya hanya sekumpulan orang-orang yang berbicara politik saja tanpa ada gerakan yang pasti.

Pencaplokan wilayah negara yang dibiarkan hingga negara itu hampir hilang dipeta, masalah keamanan laut karena bajak laut, peperangan yang selalu terjadi silih berganti. Terorisme yang selalu muncul seperti diternak oleh suatu negara yang kuat.

Belum lagi perubahan iklim yang luar biasa besar-besaran dan juga ekstrim.

jadi semisal ada pahlawan super di buku komik sekalipun di dunia ini, mereka tidak akan menyelesaikan masalah tanpa jeda yang ada di dunia ini. Tidak mungkin menyelesaikan masalah yang menyusahkan manusia yang jelas ditimbulkan oleh manusia juga itu.

Manusia bisa diartikan sama dengan masalah.

                                              A, Where are you ?

Apa perlu kita ngebakar semua rumput liar tersebut, biar gak ada rumput liar lagi tumbuh di tempat itu ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s