IRI

Well, saya merasa saya harus mulai rajin blogging bukan dikarenakan saya harus exist didunai blog atau apa, tapi saya merasa bahwa apa yang didalam pikiran saya ini harus dituangkan pada suatu hal, karena saya mulai merasa pemikiran-pemikiran janggal dan negatif mulai muncul didalam pemikiran kehidupan saya sehari-hari…

Ide membuat blog ini muncul ketika saya dan 2 teman baru saya pada masa kuliah bermain diluar jam kuliah untuk pertama kalinya, saya memikirkan suatu hal  yang membuat saya teringat pada masa saya baru masuk SMA. Okay, jadi pada saat saya baru masuk Kuliah dan juga SMA saya merasa sendirian dan tidak punya teman dan disatu sisi saya ingin berteman dengan banyak orang tetapi saya merasa takut untuk berkenalan, pada masa itu biasanya saya bermain dengan teman pada masa sekolah sebelumnya seperti pada masa awal SMA saya bermain dengan teman baik saat SMP dan saat Kuliah pada awalnya saya bermain dengan teman pada masa SMA dulu.

Mungkin kebiasaan ini muncul karena saya orang yang lebih suka bergrup dengan orang yang sehobi atau sepikiran daripada berbaur dengan lingkungan sekitar,mungkin itu halyang salah tapi entah mengapa mental saya tidakmau berubah,hal tersebut menyebabkan saya akan merasa iri bila teman lama saya mendapat teman yang lebih banyak dan lebih baik daripada saya bahkan keadaan yang lebih baik daripada saya.

Rasa Iri ini muncul ketika saya mengingat memori lama dimana saya bermain bersama teman saya itu untuk pertama kalinya,mungkin itu terasa hal kecil tapi itu besar bagi saya, saya merasa bila dia mendapat teman yang sehobi sedangkan saya sekarang sulit mendapat teman sehobi membuat saya menjadi pribadi yang iri dan sering berpikir sesuatu yang negatif seperti menghancurkan suatu hubungan,mungkin bila membaca hal ini dikemudian hari saya akan tertawa dan melihat kelabilan mental saya pada saaat ini.

Yap, saya merasa iri dan tidak adil akan hal tersebut dan mulai berpikir untuk “menjauhkan teman saya tersebut dari kehidupan saya”, tapi disatu pihak dan sisi lainnya saya tidak mau hal-hal seprti iri dan menjauhkan diri dari teman lama itu terjadi, tapi apa daya saya tidak bisa menghindari rasa iri itu karena semakin saya memiliki banyak teman maka semakin banyak pula orang yang membuat saya iri tapi saya masih bisa menjauhkan pikiran saya tentang “menjauhkan diri dari kehidupan saya”,sehingga yang muncul dan mengganggu saya saat ini adalah sifat iri tersebut yang terus terpendam dan saya takut sifat iri itu akan keluar dan membuat kekacauan dimana-mana.

Sebenarnya rasa iri akan tidak terasa sama sekali dimana saya sedang memiliki pasangan, tapi saat saya tidak memiliki pasangan atau teman lawan jenis yang dekat maka akan membuat saya mulai merasa iri, tapi bila pertemanan saya makin banyak atau saya mulai merasa makin tua maka saya mulai merasa teman-teman saya makin menjauh,  kadang saya bercermin bahwa buat apa saya mempertahankan sifat ini dan tidak menceritakan kepada seorang pun,ini semua karena saya pada awalnya merasa sepele dengan sifat iri ini akan tetapi pada saat saya menyadari hal ini sekarang saya merasa saya harus menuangkan hal ini sebelum terlambat.

Sifat busuk seperti iri ini muncul ketika saya terlalu dekat dengan seorang teman dan membuat saya berpikir tidak mau kehilangan teman tersebut akan tetapi itu adalah bom waktu yang membuat saya berfikir “apakah saya salah  berteman dengan orang lain…?”, dan oleh karena itu pada saat tadi saya bermain dengan teman-teman baru saya itu saya muali berpikir “apakah pertemanan seperti ini akan berakhir dengan keiirian dan kedengkian saya seperti sebelumnya.” tentu saja saya tidak mau halitu terjadi, oleh karena itu saya mulai merombak diri agar saya tidak merasa iri, karena yang namanyateman akan selalu menjadi teman dan tidak ada istilah “bekas teman”, sehingga saya harus berpikiran tenang dan tidak usah takut dan iri bila teman baik kita memiliki teman baru yang lebih banyak dan lebih baik daripada saya.

Sekian Blog dari saya, ini adalah satu dari banyak hal yang mengganggu pikiran saya sekarang yang membuat saya agak sulit tidur akhir-akhir ini dan saya berharap mental saya membaik daripada hari kemarin, dan semoga saja saya tertawa melihat blog saya dan berkata “Labil banget yah saya yah pas bikin blog ini”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s